IMG_20261005_192501
Hari-Hari Putih Biru

Hari-Hari Putih Biru

Oleh: Cheril Vidia Nur Fitri

 

Dua belas, tiga belas, empat belas, lalu lulus

Tujuh, delapan, sembilan, beberapa bulan lagi pupus

Tidak sepanjang jenjang di bawah yang penuh tawa

Tidak sesibuk jenjang di atas yang mengejar asa

Namun, seragam ini membawa memori yang takkan pernah sirna

 

Twst twst twst ramai sekali kantin hari ini

Ha ha ha ha ha ceria sekali mereka menari dalam sepi

Entah apa yang dibicarakan sampai telat masuk kelas

Hingga melupakan waktu belajar yang mengalir bergegas

 

“Duh, bagaimana ini?” seseorang mengeluh pasrah

“Ah, aku mengerti!” lalu memahami rasa yang lelah

Cekungan gelap di bawah matanya yang sayu

Menjadi saksi bisu, ia menimba ilmu tanpa ragu

 

Dari lingkungan sekolah yang melekat erat pada hati

Tekad tumbuh sekuat cengkraman ketetapan pasti

Hari ini, seorang siswa sedang berusaha keras

Esok, kesuksesan manis dari pendidikan akan terperas

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait