Jejak Hijau di Rumah Belajar
Oleh: Nafiza Aluna Putri Kumbara
Di bawah naungan rindang dedaunan,
angin pagi menyapa pelataran dengan lembut,
menghirup wangi tanah yang basah oleh embun,
menyemburkan kesegaran di setiap sudut kelas.
Gemerisik daun beringin menari merdu,
menyanyikan simfoni tentang alam yang terjaga.
Di sini, ditaman sekolah kita.
tangan-tangan mungil menyapa jemari bumi,
menanam benih harapan dalam pot-pot daur ulang,
memilah sampah bukan sekedar kewajiban,
melainkan wujud cinta yang mengakar kuat.
Tiada dedaunan kering yang terbuang sia-sia,
semua kembali memeluk tanah menjadi pupuk kehidupan.
Adiwiyata bukan sekedar gelar di atas kertas,
ia adalah bisikan napas di lorong-lorong belajar,
tentang menjaga selokan tetap bersih,
tentang mematikan lampu saat matahari bersinar terang,
dan memeluk bumi agar tak merintih kesakitan.
Mari kita rawat rumah kedua ini dengan setia,
menjaga hijau tetap menyala dalam sanubari,
sebab dari sekolah yang berseri dan asri,
akan lahir masa depan bumi yang lestari