Lentera masa depan
Lentera masa depan
  • Lentera masa depan
  • Karya : Indri Ningtyas Ramadhani 
  • Kelas: VIII A
  • Tempat/Tanggal Lahir: Lumajang, 7, Agustus, 2012
  • Cita – cita : Penulis novel

Pagi yang tenang senantiasa menyapa ramah,

menebar gairah atas apa yang diperjuangkan.

Sebuah cahaya kecil bersinar di tengah keheningan,

menuntun widya menyibak arah tujuan.

 

Samudra pustaka terhampar di meja kayu,

menjadi kunci menuju lentera yang mengarah ke puncak kesuksesan.

Ukiran indah merangkai nuansa sayu,

mengantar jiwa menembus puncak kehidupan.

 

Saat bintang tersesat di labirin semesta,

tak mampu menetapkan arah jejaknya.

Cahaya ilmu hadir membimbing langkahnya,

menuju harapan yang takkan pernah sirna.

 

Lentera lembut menuntun jejak melangkah,

membuka pintu cita yang tak terduga.

Hati ditempa untuk menjadi kuat dan teguh,

meraih widya yang membawa cahaya abadi.

 

Kesuksesan terukir oleh kehendak jiwa manusia,

menentukan ke mana ujung kisahnya.

Hanya diri ini yang memilih takdirnya,

tanpa siapa pun paham keteguhan hatinya.

 

Angin malam bergerak dari daratan ke laut,

mengikuti hukum tekanan yang teratur.

Meskipun demikian, pengetahuanlah yang menuntun jalan.

menuju widya dan cita luhur masa depan.

 

Di lingkungan sekolah hijau penuh keasrian,

Jiwa yang teguh akan menempuh jalan itu tanpa kenal lelah.

Keheningan ruang angkasa menyulam ketenangan,

lembaran putih tergores tinta kebenaran.

 

Sang jiwa tak pernah menyia-nyiakan kala,

memanfaatkan setiap detik menggapai jnana.

Mengejar mimpi yang pada akhirnya akan menjadi kenyataan,

dengan segenap daya senantiasa diupayakan.

 

Widya sekuat dinding beton tak mudah retak,

ilmu yang terpelajari menjadi kenangan indah.

Mengingat perjuangan dan keteguhan yang terlewati,

langkah demi langkah ditempuh hingga titik ini.

 

Dari raga yang pikirannya kerap terbatasi,

tumbuh imajinasi kreatif tiada bertepi.

Pelita ilmu senantiasa menyertai,

Meraih harapan hingga ke langit tertinggi.

 

Kini sang jiwa berhasil meraih bintangnya,

mencapai puncak yang tak pernah ia bayangkan.

Penuh kebanggaan di dalam dadanya,

puas dengan apa yang telah dicapai.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait