1000783384
Sekolah Hijau, Hati Tenang

Sekolah Hijau, Hati Tenang

Karya: Faylen DwiRara Rahmadhani

Kelas:lX-A

Setiap pagi sebelum bel masuk berbunyi,

kami berkumpul sebentar di halaman yang luas.

Sapu dan wadah sampah sudah siap di tangan,

merapikan daun-daun kering yang berserakan.

 

Sekolah kami bukan cuma tempat belajar teori,

tapi juga tempat kami belajar merawat alam.

Tanaman di depan kelas kami siram bergantian,

memastikan akarnya tidak kehausan disengat matahari.

 

Dulu sudut belakang sekolah terasa gersang,

hanya tanah kering yang berdebu saat angin bertiup.

Bersama-sama kami tanami bibit pohon baru,

sekarang tempat itu sudah rindang dan sejuk.

 

Kami juga belajar memisah sampah plastik dan kertas,

mengumpulkan daun busuk untuk dijadikan pupuk.

Ternyata kebiasaan kecil yang kami lakukan bersama,

bisa membuat tempat belajar ini jadi nyaman.

 

Dari Adiwiyata aku paham satu hal penting,

menjaga lingkungan itu tugas kita sehari-hari.

Kalau sekolah bersih dan tumbuh-tumbuhan hijau,

hati pun ikut tenang saat menuntut ilmu.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait