WhatsApp-Image-2026-09-25-at-09.47.10
SMPN 1 Jatiroto Siap Melayani dengan Integritas dan Tanpa Korupsi

SMPN 1 Jatiroto berkomitmen penuh dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Sebagai lembaga pendidikan, kami menolak keras segala bentuk praktik korupsi demi menjaga kepercayaan masyarakat serta mencetak generasi penerus bangsa yang jujur dan berkarakter.

Bentuk penolakan tegas kami meliputi:

  • Gratifikasi dan Suap: Menolak segala bentuk pemberian, uang pelicin, atau ucapan terima kasih yang berhubungan dengan jabatan, proses penerimaan siswa baru, pengurusan nilai, maupun pelayanan administrasi.

  • Penyalahgunaan Wewenang: Menjamin seluruh staf dan tenaga pendidik menjalankan tugas profesionalnya secara adil tanpa menguntungkan kepentingan pribadi atau pihak tertentu.

  • Manipulasi Anggaran: Mengelola dana sekolah secara terbuka, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku tanpa ada rekayasa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).

  • Konflik Kepentingan: Memastikan setiap pengambilan keputusan dan pengelolaan pengadaan barang/jasa dilakukan secara objektif bebas dari benturan kepentingan pribadi, keluarga, maupun kelompok.

  • Penggelapan Aset Negara: Menjaga dan mengelola seluruh sarana, prasarana, serta aset sekolah dengan penuh tanggung jawab semata-mata untuk kepentingan kegiatan belajar-mengajar.

SMPN 1 Jatiroto siap melayani secara jujur, adil, dan tanpa pemungutan biaya di luar ketentuan sah. Mari bersama-sama wujudkan SMPN 1 Jatiroto yang BERINTEGRITAS (Bersih, Indah, dan Bebas dari Korupsi).

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait